Ketika Ayam Lupa Kalau Matahari Nggak Butuh Izin Buat Terbit
Hari ini ayam mulai sombong.
Dia bangun pagi-pagi, naik ke atas pagar, lalu berkokok kenceng banget.
Katanya,
"Coba aja aku nggak berkokok, matahari pasti nggak bakal terbit."
Lucu ya?
Tapi kadang… kita juga gitu.
Pernah Ngerasa Jadi Pusat Segalanya?
Kadang tanpa sadar kita mikir,
“Kalau bukan karena aku, ini semua nggak bakal jalan.”
“Atasan sukses karena kerja keras aku.”
“Tim ini hidup karena aku yang ngatur.”
Mungkin iya, kamu punya peran. Mungkin besar juga.
Tapi... yuk tarik napas sebentar dan pikir:
bener nggak sih semuanya tergantung cuma sama kita?
Kita Penting, Tapi Bukan Segalanya
Nggak salah kok merasa bangga sama usaha sendiri.
Tapi beda loh antara bangga sama merasa paling berjasa.
Kita ini cuma salah satu dari banyak bagian.
Kalau satu bagian sombong dan mikir dia yang paling utama,
itu sama aja kayak ayam yang mikir matahari butuh suaranya buat bangun.
Padahal,
matahari bakal tetap terbit, meskipun ayamnya telat bangun atau lagi flu.
Sombong Nggak Selalu Terlihat
Kadang sombong itu nggak kelihatan dari gaya atau kata-kata besar.
Bisa aja bentuknya halus, kayak:
- “Ah dia mah bisa karena aku duluan yang bantuin.”
- “Kalau aku nggak ikut campur, pasti gagal deh.”
- “Dia kenal sama itu juga karena aku kenalin.”
Kedengarannya kecil ya, tapi lama-lama bisa tumbuh jadi perasaan "aku paling penting",
dan dari situ… pelan-pelan kita bisa mulai meremehkan orang lain tanpa sadar.
Yuk, Sama-Sama Belajar Rendah Hati
Rendah hati itu bukan berarti kamu nggak pede.
Bukan juga kamu harus nutup-nutupin prestasi.
Tapi lebih ke sadar:
kita hebat, iya. Tapi kita bukan satu-satunya yang bikin semuanya jalan.
Ada banyak orang lain yang juga ikut andil, walau nggak kelihatan.
Dan itu nggak apa-apa.
Malah lebih sehat. Lebih ringan. Lebih manusiawi.
Penutup:
Ayam boleh aja bangun pagi dan berkokok sekeras-kerasnya.
Tapi jangan lupa…
matahari akan tetap terbit, bahkan kalau ayamnya lagi nggak pengen ribut.
Kita penting. Tapi dunia ini nggak muter cuma karena kita.
Dan itu bukan hal yang bikin kita kecil.
Justru itu yang bikin kita lebih utuh.
Kalau kamu ngerasa artikel ini relate, boleh banget dibagikan.
Bukan buat nyindir siapa-siapa, tapi buat saling ngingetin.
Karena kita semua pernah jadi ayam itu.
Dan kita juga bisa sama-sama belajar untuk nggak lupa:
matahari terbit bukan karena kita berkokok, tapi karena memang Tuhan yang ngatur segalanya.
Tokokhupintar — ruang kecil untuk saling belajar, bukan untuk saling tinggi-tinggian.

Join the conversation