Cara Membuat Grafik Penjualan Otomatis di Google Sheets (Tanpa Ribet!)
Kenapa Perlu Grafik Penjualan?
Kalau kamu sudah mencatat penjualan harian di Google Sheets, sekarang saatnya naik level.
Grafik penjualan akan bantu kamu:
Melihat tren naik-turun penjualan
Mengetahui hari paling laris dalam seminggu
Mengambil keputusan lebih cepat dan tepat
Misalnya: "Hari Minggu rame banget, harus tambah stok!"
Atau: "Produk X makin sepi, coba promo?"
---
Syarat Awal
Kamu harus sudah punya data seperti ini:
Tanggal Produk Jumlah Harga Total
2025-05-28 Teh Botol 10 3000 30.000
2025-05-28 Indomie 8 2500 20.000
... ... ... ... ...
---
Langkah Buat Grafik Otomatis
1. Buka file Google Sheets kamu
2. Tambahkan sheet baru, beri nama: Rekap
3. Di Sheet Rekap, buat dua kolom:
Kolom A: Tanggal
Kolom B: Total Penjualan
4. Gunakan rumus berikut di sel B2:
=SUMIF(Sheet1!A:A, A2, Sheet1!E:E)
Keterangan: Sheet1 adalah sheet data kamu (ganti sesuai nama sheet)
5. Blok data tanggal & total
6. Klik menu Insert > Chart
7. Pilih jenis grafik: Line Chart atau Column Chart
8. Selesai! Google Sheets akan otomatis update grafik saat data berubah
---
Tips Tambahan
Gunakan filter tanggal biar grafik lebih fokus
Coba ubah warna grafik sesuai warna merek tokomu
Tambahkan "target harian" untuk motivasi
---
Penutup
Dengan grafik penjualan, kamu jadi lebih mudah baca data dan ambil keputusan.
Grafik ini juga cocok ditampilkan ke investor, keluarga, atau tim toko.
Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share dan simpan blog Toko Pintar ya! 💡

Join the conversation